Perjuangan Ridwan Bae Berbuah Hasil, SOR La Ode Pandu Bakal Direvitalisasi

Jalan Lingkar Ditarget Diaspal Menggunakan APBN 2026, Kolam Renang hingga GOR Direhab Bertahap

PIKIRANLOKAL.COM, MUNA – Perjuangan Wakil Ketua Komisi V DPR RI Fraksi Partai Golkar, Ridwan Bae, untuk menghidupkan kembali kawasan Sport Center (SOR) La Ode Pandu mulai menunjukkan titik terang. Melalui pengawalan di tingkat pemerintah pusat, kawasan olahraga kebanggaan Sulawesi Tenggara itu diproyeksikan direvitalisasi secara bertahap menggunakan dukungan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Tahap awal revitalisasi akan dimulai pada 2026 dengan mengaspal jalan lingkar SOR La Ode Pandu. Setelah itu, pemerintah akan melanjutkan rehabilitasi berbagai fasilitas olahraga, mulai dari kolam renang, kolam dayung hingga Gedung Olahraga (GOR).

Ridwan Bae menegaskan, pembenahan kawasan SOR La Ode Pandu merupakan bagian dari komitmennya memperjuangkan peningkatan infrastruktur olahraga di Sulawesi Tenggara agar kembali menjadi pusat pembinaan atlet sekaligus ruang olahraga bagi masyarakat.

Jalan lingkar SOR ini akan kita aspal dulu tahun 2026. Kemudian sarana kolam renang, kolam dayung, GOR-nya akan kita rehab bertahap. Kita menyesuaikan dengan anggaran APBN kita,” ujar Ridwan Bae saat diwawancarai, Kamis (6/8/2026).

Menurut mantan Bupati Muna dua periode itu, pengaspalan jalan lingkar menjadi prioritas karena menjadi akses utama di kawasan SOR. Setelah infrastruktur dasar tersebut dibenahi, revitalisasi akan dilanjutkan pada fasilitas olahraga lainnya sesuai kemampuan anggaran pemerintah pusat.

Kolam renang akan direhabilitasi dan ditingkatkan kualitasnya agar lebih layak digunakan sebagai sarana pembinaan atlet maupun penyelenggaraan berbagai kegiatan olahraga. Penataan serupa juga dilakukan terhadap kolam dayung untuk mendukung peningkatan prestasi atlet cabang olahraga air di Sulawesi Tenggara.

Sementara itu, Gedung Olahraga (GOR) akan direhabilitasi secara bertahap sehingga mampu memberikan kenyamanan lebih bagi atlet maupun masyarakat yang memanfaatkan fasilitas tersebut.

Ridwan menekankan seluruh program revitalisasi dilakukan secara bertahap dengan tetap menyesuaikan ketersediaan anggaran APBN. Menurutnya, pendekatan itu menjadi solusi agar pembangunan dapat berjalan berkesinambungan tanpa membebani kemampuan fiskal negara.

Ia berharap perjuangan menghadirkan dukungan APBN bagi revitalisasi SOR La Ode Pandu mampu mengembalikan fungsi kawasan tersebut sebagai pusat olahraga yang representatif.

Dengan fasilitas yang semakin baik, diharapkan lahir lebih banyak atlet berprestasi dari Sulawesi Tenggara sekaligus meningkatkan minat masyarakat untuk berolahraga.(ali).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait
930 x 180 AD PLACEMENT
error: Content is protected !!