PIKIRANLOKAL.COM, KENDARI-Sejak dilantik sebagai Dewan Pengawas Perumda Pasar Kota Kendari pada 30 Juli lalu, Hendrawan memilih cara berbeda. Jumat pagi, 1 Agustus 2025, ia tak duduk di balik meja rapat. Di Pasar Baruga, ia mengangkat sampah dengan tangannya sendiri. Membuka selokan yang mampet, dan mengusung satu gagasan sederhana, pasar harus bersih, sehat, dan nyaman, agar warga betah berbelanja.
Pasar itu tak banyak berubah sejak lama. Tumpukan sampah di sudut-sudut, genangan comberan berbau asam, saluran air mampet. Namun ada yang tak biasa pagi itu. Hendrawan, Dewas baru Perumda Pasar Kendari, mengenakan baju kaos pendek dan celana panjang hitam, memunguti sampah dengan tangan sendiri.
“Pasar harus bersih, sehat, dan nyaman,” katanya sambil membongkar saluran air yang tertutup lumpur.
Aksi itu membuat para pengurus pasar tersadar. Mereka ikut mengangkut sampah. Beberapa pedagang yang menyaksikan adegan itu bertepuk tangan.
Hendrawan bukan datang sekadar inspeksi. Ia ingin pasar di Kota Kendari bertransformasi. “Pasar harus jadi tempat yang orang senang datangi, bukan dihindari,” ujarnya.
Rencananya ambisius. Pasar modern, bersih, dan tertib. Ia yakin, jika pasar menjadi tempat nyaman, geliat ekonomi akan bangkit dan pendapatan asli daerah ikut terangkat, sesuai agenda Wali Kota Siska Karina Imran dan Wakil Wali Kota Sudirman.
Dari Baruga, Hendrawan memulai. Dengan tangan yang kotor, ia sedang mengukir masa depan pasar Kendari yang bersih.(ali).