PIKIRANLOKAL.COM, KOLAKA-Balai Desa Muara Lapopao, Kabupaten Kolaka, mendadak ramai pada Jumat siang, 25 Juli 2025. Puluhan penyuluh pertanian dan perikanan dari berbagai kecamatan berkumpul untuk satu agenda: bertemu langsung dengan Anggota Komisi IV DPR RI, Jaelani.
Reses kali ini, politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu sengaja turun ke lapangan untuk menyerap aspirasi para penyuluh. Ia ingin mendengar langsung tantangan yang mereka hadapi di desa-desa.
“Penyuluh adalah garda terdepan yang mendampingi petani dan nelayan. Tugas kami di DPR adalah memastikan kebijakan yang kami buat tidak meleset dari kebutuhan lapangan,” kata Jaelani di awal sambutannya.
Sesi diskusi berlangsung hangat. Para penyuluh bergantian menyampaikan berbagai persoalan: keterbatasan kendaraan operasional, kurangnya pelatihan teknis, hingga kesulitan mengakses informasi terbaru soal teknologi pertanian dan perikanan.
“Kami ingin ada perhatian lebih dari pemerintah pusat,” kata salah seorang penyuluh.
Jaelani merespons keluhan itu dengan mencatat satu per satu masukan. Ia menegaskan akan membawa aspirasi itu ke rapat-rapat Komisi IV di Senayan. “Ini akan kami kawal. Masukan dari lapangan ini yang akan mengarahkan kebijakan agar tepat sasaran,” ujarnya.
Selain menyerap aspirasi, Jaelani juga membawa kabar baik. Ia menyiapkan bantuan bibit padi untuk lahan seluas 5.000 hektare dan ribuan bibit ikan bagi petani dan nelayan di Kolaka.
Pertemuan tersebut juga dihadiri Sekretaris Dinas Perikanan Kabupaten Kolaka, Kabid Pertanian Hortikultura, dan Kepala Desa Muara Lapopao.
Kunjungan reses ini diharapkan menjadi jembatan antara kebijakan pusat dengan realitas di lapangan. “Saya ingin Kolaka makin maju, dan kesejahteraan petani serta nelayan meningkat,” pungkas Jaelani.(ali).