PIKIRANLOKAL.COM, KENDARI – Lembaga Budaya Muna (LB-Muna) bakal menggelar Musyawarah Besar (Mubes) ke-IV pada 12 Mei 2026 di Aula Claro Hotel Kendari. Agenda ini diproyeksikan menjadi momentum strategis dalam mengokohkan pelestarian budaya Muna sekaligus memperkuat peran kolektif masyarakat dalam membangun daerah.
Sebagai organisasi induk yang menaungi berbagai Kerukunan Masyarakat Muna, LB-Muna selama ini berperan menjaga nilai-nilai adat, tradisi, serta identitas budaya di tengah arus modernisasi.
Melalui Mubes IV, komitmen tersebut kembali ditegaskan dengan mengedepankan semangat kebersamaan sebagai fondasi pembangunan.
Ketua Panitia Mubes IV LB-Muna, Hendrawan Sumus Gia, menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar agenda rutin organisasi, melainkan ruang konsolidasi besar seluruh elemen masyarakat Muna.
“Mubes ini menjadi momentum untuk mengokohkan pelestarian budaya kita, sekaligus menyatukan langkah dalam membangun daerah. Budaya adalah jati diri, dan dari situlah kita bergerak bersama menuju kemajuan,” kata Hendrawan, Kamis (30/4/2026).
Menurutnya, pelestarian budaya tidak hanya sebatas menjaga tradisi, tetapi juga menghidupkan nilai-nilai luhur seperti gotong royong, saling menghargai, dan kebersamaan dalam kehidupan sosial. Nilai-nilai inilah yang menjadi kekuatan utama masyarakat Muna dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan.
Mubes IV nantinya akan dihadiri oleh berbagai tokoh dari lintas kalangan, mulai dari tokoh adat, tokoh masyarakat, akademisi, pemuda, hingga unsur pemerintah dan diaspora Muna. Kehadiran mereka diharapkan mampu melahirkan gagasan-gagasan konstruktif demi kemajuan daerah yang tetap berakar pada budaya.
Antusiasme masyarakat terhadap kegiatan ini pun cukup tinggi. Panitia memperkirakan ribuan peserta akan tumpah ruah memadati Aula Claro Hotel Kendari pada hari pelaksanaan. Tingginya partisipasi tersebut menjadi cerminan kuatnya rasa memiliki masyarakat terhadap LB-Muna.
“Kami mengajak seluruh masyarakat Muna untuk hadir dan menyukseskan Mubes IV ini. Ini adalah momentum kebersamaan kita, untuk memperkuat budaya sekaligus mendorong pembangunan daerah,” tambah Hendrawan.
Lebih jauh, Mubes IV juga akan menjadi forum strategis untuk merumuskan arah organisasi ke depan, termasuk program kerja yang berfokus pada pelestarian budaya, pemberdayaan generasi muda, serta peningkatan kontribusi nyata masyarakat dalam pembangunan daerah.
Dengan semangat kebersamaan dan komitmen menjaga nilai-nilai adat, Mubes IV LB-Muna diharapkan menjadi tonggak penting dalam memperkuat identitas budaya sekaligus mendorong percepatan pembangunan daerah yang berkelanjutan.(ali).