Terbukti Bangkitkan Ekonomi Sultra, Anton Timbang Dinilai Layak Kembali Pimpin Kadin

Ilustrasi: Ratusan pengusaha Sulawesi Tenggara berdiri dan mengepalkan tangan ke udara saat Anton Timbang berpidato di atas panggung besar. Dengan latar layar raksasa bertuliskan Anton Timbang, Pengusaha Pejuang, sorak dukungan bergemuruh memenuhi ruangan, menegaskan posisinya sebagai figur sentral dalam Kadin Sultra.

PIKIRANLOKAL.COM, KENDARI-Nama Anton Timbang kembali mencuat. Figur yang dikenal lihai merajut jejaring bisnis sekaligus dekat dengan pemerintah daerah itu dinilai mampu mengerek gairah ekonomi Sulawesi Tenggara dalam beberapa tahun terakhir. Karena itu, banyak suara yang meyakini, Anton masih yang paling layak menakhodai Kadin Sultra untuk periode berikutnya.

Rapat Pimpinan Provinsi (Rapimprov) Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sulawesi Tenggara yang akan digelar Rabu, 27 Agustus 2025 di Ballroom Phinisi, Claro Hotel Kendari, diperkirakan menjadi panggung penting bagi konsolidasi para pengusaha daerah.

Sejak menakhodai Kadin Sultra, Anton disebut berhasil mengangkat citra organisasi pengusaha ini dari sekadar forum komunikasi menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi. Ia kerap memosisikan Kadin sebagai mitra kritis sekaligus strategis pemerintah daerah. Tidak sekadar hadir dalam seremoni, tetapi ikut mengeksekusi agenda-agenda penting seperti fasilitasi investasi, penguatan pelaku usaha lokal, hingga lobi ke tingkat pusat.

Dalam keterangan persnya, Anton menegaskan Rapimprov 2025 akan difokuskan pada tiga pilar utama: penguatan sektor ekonomi lokal, menarik investasi baru, dan mengoptimalkan potensi daerah.

“Kami berupaya memastikan Kadin Sultra punya peran signifikan dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan menciptakan iklim usaha yang kondusif,” ujarnya Minggu 24 Agustus 2025.

Rapimprov tahun ini juga digadang-gadang sebagai panggung besar. Ketua Kadin Indonesia, Anindya Bakrie, dijadwalkan hadir bersama sejumlah pengusaha nasional. Kehadiran mereka dianggap sebagai sinyal bahwa Sultra kini menjadi magnet investasi di kawasan timur Indonesia.

Di internal Kadin sendiri, dukungan terhadap Anton kian solid. Beberapa ketua Kadin kabupaten/kota menyatakan keterpaduan visi dan gaya kepemimpinan Anton membuat roda organisasi lebih dinamis.

“Beliau bukan hanya organisatoris, tapi juga punya jejaring luas di tingkat nasional,” kata seorang pengurus Kadin daerah yang enggan disebut namanya.

Dengan konsolidasi yang makin kuat, ditambah citra sebagai figur yang mampu menghubungkan kepentingan lokal dan nasional, Anton Timbang seolah sudah menyiapkan panggung bagi dirinya sendiri. Rapimprov 2025 mungkin akan tercatat bukan hanya sebagai forum merumuskan strategi ekonomi, melainkan juga batu loncatan untuk memastikan satu hal: Anton Timbang masih yang paling layak menakhodai Kadin Sultra di masa depan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait
930 x 180 AD PLACEMENT
error: Content is protected !!