Dr. Ikbar Menapaki Jalan Politik dari Desa hingga Kursi Bupati

Dr.H. Ikbar, S.H., M.H Bupati Konawe Utara

PIKIRANLOKAL.COM, KENDARI – Jalan menuju kursi bupati tidak selalu dibangun dengan lompatan besar. Ada yang menapakinya setapak demi setapak, mengumpulkan pengalaman dari ruang organisasi, parlemen, hingga akhirnya memperoleh mandat rakyat. Itulah jejak yang tergambar dalam perjalanan Dr. H. Ikbar, S.H., M.H., politikus muda yang kini memimpin Kabupaten Konawe Utara.

Lahir di Desa Andumowu, 17 Januari 1989, Ikbar tumbuh di lingkungan masyarakat pesisir Konawe Utara. Masa kecil hingga remajanya dihabiskan di daerah yang kini dipimpinnya. Dari bangku SD Negeri 1 Andumowu, SMP Negeri 1 Lasolo, hingga SMA Negeri 1 Lasolo, ia mengenal denyut kehidupan masyarakat dari dekat.

Ketertarikannya pada dunia hukum membawanya melanjutkan pendidikan ke Universitas Halu Oleo hingga meraih gelar Sarjana Hukum pada 2011.

Semangat belajar tidak berhenti di sana. Ia kembali menempuh pendidikan Magister Hukum di Universitas Indonesia Timur dan kemudian menyelesaikan program doktor. Bekal akademik itu menjadi fondasi dalam membangun cara pandangnya terhadap tata kelola pemerintahan dan penegakan hukum.

Sebelum memasuki gelanggang politik, Ikbar menggeluti dunia usaha. Pengalaman sebagai wiraswasta memberinya pemahaman mengenai tantangan pelaku usaha sekaligus pentingnya kebijakan pemerintah yang mampu menciptakan iklim ekonomi yang sehat.

Karier politiknya dimulai dari tingkat paling dasar di Partai Bulan Bintang (PBB). Pada 2013, ia aktif sebagai Pengurus Anak Cabang PBB Kecamatan Lasolo. Dua tahun kemudian, kepercayaan yang lebih besar datang saat ia dipercaya menjadi Wakil Ketua DPC PBB Kabupaten Konawe Utara.

Perjalanan itu mencapai babak penting ketika Pemilu 2019 mengantarkannya menjadi Ketua DPRD Kabupaten Konawe Utara periode 2019–2024. Di kursi legislatif, Ikbar dikenal aktif membangun komunikasi antara DPRD dan pemerintah daerah untuk mendorong percepatan pembangunan.

Pengalaman memimpin lembaga legislatif menjadi batu loncatan menuju kontestasi eksekutif. Pada Pilkada Konawe Utara, masyarakat memberikan mandat kepadanya untuk memimpin daerah sebagai Bupati Konawe Utara periode 2025–2030.

Menurut Ikbar, jabatan bukanlah tujuan akhir, melainkan amanah yang harus dipertanggungjawabkan melalui pelayanan kepada masyarakat.

“Kepercayaan masyarakat adalah tanggung jawab yang harus dijawab dengan kerja nyata. Pemerintah harus hadir memberikan pelayanan yang cepat, pembangunan yang merata, serta membuka ruang seluas-luasnya bagi kesejahteraan masyarakat,” ujar Ikbar, Selasa (28/7).

Di luar pemerintahan, Ikbar juga aktif membangun jejaring organisasi. Ia pernah memimpin Koperasi TKBM Lantang Persada, menjabat Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Konawe Utara, hingga dipercaya memimpin Dewan Pimpinan Wilayah Partai Bulan Bintang Sulawesi Tenggara periode 2025–2030.

Posisi tersebut menempatkannya sebagai salah satu tokoh politik muda yang memiliki pengaruh di tingkat provinsi. Namun, bagi Ikbar, politik tidak semata soal jabatan atau kekuasaan. Politik, katanya, adalah instrumen untuk menghadirkan perubahan yang dapat dirasakan masyarakat.

Kini, di usia yang masih relatif muda, Ikbar memikul dua amanah besar sekaligus: memimpin roda pemerintahan Kabupaten Konawe Utara dan mengonsolidasikan Partai Bulan Bintang di Sulawesi Tenggara. Dua peran yang menuntut keseimbangan antara kepemimpinan politik dan pelayanan publik.

Rekam jejaknya menunjukkan bahwa kepemimpinan tidak dibangun dalam semalam. Ia lahir dari proses panjang, mulai dari ruang organisasi, parlemen, hingga akhirnya memperoleh legitimasi rakyat untuk memimpin daerah yang menjadi tempat kelahirannya sendiri.

Itulah perjalanan yang kini menjadi fondasi Ikbar dalam membawa Konawe Utara menuju arah pembangunan yang lebih maju dan berkelanjutan.(ali).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait
930 x 180 AD PLACEMENT
error: Content is protected !!