PIKIRANLOKAL.COM, KONAWE UTARA –Upaya mendorong peningkatan kualitas pendidikan terus diperkuat Pemerintah Kabupaten Konawe Utara. Salah satunya melalui keikutsertaan Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) dalam Forum Group Discussion (FGD) Verifikasi dan Validasi Rencana Pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) tahun 2026.
Kegiatan tersebut digelar di Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Konawe Utara, Rabu (6/5/2026), dengan melibatkan sejumlah pemangku kepentingan strategis. Hadir dalam forum ini perwakilan Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Sulawesi Tenggara, tim akademisi dari Universitas Muhammadiyah Kendari, serta unsur teknis lainnya.
FGD ini merupakan tahapan penting dalam proses verifikasi dan validasi akhir rencana pembangunan SNT oleh BPMP dan pihak akademisi. Forum ini juga menjadi ruang penyempurnaan dokumen perencanaan agar sesuai dengan standar dan kebutuhan pembangunan pendidikan.
Kepala Bapperida Konawe Utara, Ir. Laode Muhaimin, S.T., M.P.W, menegaskan bahwa program Sekolah Nasional Terintegrasi merupakan program nasional, di mana pemerintah daerah berperan dalam mengusulkan serta menyiapkan dukungan administrasi yang dibutuhkan.
“Ini adalah program nasional. Daerah dalam hal ini mengusulkan dan menyiapkan seluruh dukungan administrasi agar dapat memenuhi kriteria yang ditetapkan,” ujarnya.
Ia menambahkan, pembangunan SNT tidak hanya berfokus pada infrastruktur, tetapi juga mencakup integrasi sistem pendidikan secara menyeluruh, mulai dari kurikulum, sarana prasarana, hingga peningkatan kualitas tenaga pendidik.

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah, BPMP, dan kalangan akademisi menjadi faktor kunci dalam memastikan perencanaan berjalan optimal. Melalui FGD ini, berbagai masukan strategis dihimpun untuk memperkuat dokumen perencanaan sebelum masuk tahap finalisasi.
Sementara itu, perwakilan BPMP Sulawesi Tenggara menekankan pentingnya pemenuhan standar mutu pendidikan dalam setiap tahapan perencanaan. Hal tersebut dinilai krusial agar program SNT mampu menjawab tantangan pendidikan di era modern.
Diskusi berlangsung dinamis dengan berbagai masukan konstruktif dari peserta. Hasil dari FGD ini selanjutnya akan menjadi dasar dalam finalisasi rencana pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi Kabupaten Konawe Utara tahun 2026.
Pemerintah daerah berharap, melalui proses verifikasi dan validasi yang matang, program SNT dapat berjalan efektif serta menjadi model pengembangan pendidikan unggulan di Konawe Utara.(ali).